Kugas motor Honda 8oo ku hingga kecepatan 60km/jam. Pada masa itu Honda 800 termasuk motor terkenal. Susana remang subuh dan kepadatan kendaraan memaksaku untuk tidak menaikkan kecepatan. Kepadatan mulai berkurang setelah mencapai daerah Limbung, Kabupaten Gowa. Mulai dari sini kecepatan sudah dinaikkan ke 80 km/jam. Jalanan sepi membuat bisa menikmati pemandangan dikiri dan kanan jalan. Hamparan sawah dengan padi yang menguning. Terkadang kita bisa melihat desa yang ada ditengah hamparan sawah. Bagaikan oase di padang pasir.
Setelah melewati Gowa, Gerbang perbatasan Kabupaten Takalar telah didepan mata. Didaerah ini terkenal dengan Pabrik Gula, Jagung rebus, dan ikan lautnya. Kemudian kita akan memasuki kabupaten Jeneponto. Suasana gersang lansung menerpa wajah. Memang daerah ini terkenal karena kegersangannya. Makanan terkenalnya adalah Coto Kuda. Yayasan HuMus (www.yayasan humus. Blogger.com)memiliki kebun bakau, kebun Jarak dan Kelompok binaan dibidang budidaya rumput laut di Kabupaten Jeneponto . Disepanjang jalan kita akan melihat empang penggaraman dan pedagang tuak manis. Sebagaian besar waktu perjalanan dihabiskan di Kabupaten ini.
Kabupaten berikutnya adalah Bantaeng, atau disebut Butta Toa (tanah tua/yang dituakan). Belanda dahulu membuat keresidenan didaerah ini, sehingga bangunan-bagunan tua dengan arsitektur eropa masih bisa kita jumpai didaerah ini. Daerah ini terkenal dengan hasil Holtikultura, dan hasil lautnya. Anda bisa memetik strawberi lansung dari pohonnya di perkebunan strawberi. Atau ingin merasakan sejuk dan segarnya air merasa, air yang lansung dari pegunungan. Jalanan di daerah ini cukup indah pemandangannya. Kita melalui beberapa kelokan jalan yang bersisian dengan tepi pantai. Debur ombak terkadang seakan menjangkau kaki kita.
Selepas itu kita akan memasuki Kota Bulukumba. Perahu Phinisi yang terkenal itu dibuat disini oleh tangan-tangan trampil orang bantaeng. Anda mungkin pernah mendengar Suku Kajang? Suku ini tinggal di Kabupaten Bulukumba. Kehidupan mereka mirip dengan suku badui di Jawa Barat. Tujuanku adalah pelabuhan feri Bira yang letaknya berdekatan dengan objek wisata Pantai Bira. Dari sini kita akan naik Kapal Feri kepelabuhan Pammatata di Selayar.
Sekitar jam 16.00, kami merapat di pelabuhan Pammatata. Pemandangan dipelabuhan ini cukup indah. Hamparan pasir putih dipadu dengan tebing dan bukit. Ratusan pohon kelapa berderet rapat di tepian. Sebanding dengan pemandangan pasir putih di pantai Kuta, Bali. Keaslian masih terasa di tempat ini. Beberapa pemudik yang menggunakan motor berbarengan menuju kota benteng, ibukota kabupaten Selayar. Disanalah aku dilahirkan. Makanya menjadi tanah kelahiran. Seandainya aku lahir di Lampung, maka lampunglah tanah kelahiranku. Perjalanan ke kota Benteng memakan waktu sekitar 1,5 jam. Perjalanan di sore hari cukup menyejukkan mata. Membuat rasa penat hilang dari peredaran darah.
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIHIit4kEQTIT8L_LKmKGVGOhHhg2WziG4BcVcTPFGRd2CZJjoQAWObGo_L7888k8e8Di3bSisdGVb9a3DFmDc5iZcG4SkNAfkTe7XqDARiw_bQWAYgdQcH0lRj5q_CvjRzqgllvlQKJU/s320/IMG11.jpg)
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8CnXE_SMVWY0eILSTd7Eneymgsa138EPzBKHlW-mtiA4Vn4QCTOl_hU0yZ2BJw0tKumQhEFZnUSrVFgjnc6RXDXAhQ7PUe2ki3d6GdiTQKTLczAMqXPZjWV_nQxO3C0cmovTG763of2w/s320/im.jpeg)
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjo_Q0bGn6RirmEjHM1_7yK00yWUYRxXA6p_ERacAKmEkKsrlYdf28iTDmZNc7_ZxjZPcgFtdeiv4C3uSvgewQDqEF0ooTKGB7f3QhOKKuGTv8Ww6HWxQtwJge9_c8cKGzjA2MHzXYn1AQ/s320/images.jpeg)
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8CnXE_SMVWY0eILSTd7Eneymgsa138EPzBKHlW-mtiA4Vn4QCTOl_hU0yZ2BJw0tKumQhEFZnUSrVFgjnc6RXDXAhQ7PUe2ki3d6GdiTQKTLczAMqXPZjWV_nQxO3C0cmovTG763of2w/s320/im.jpeg)
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjUZroZadx1HKUTNZzB4JVuBa7ozabptU9sNOfpx_1CRfLpccKqVchgevU8FDrwIxL5JvSt3bjSn4llK7lqNi1e4E0Znls8sAW5mOlecjrb5bQPpvW2Zt1O4oQLpaKxkwxkUFiSx5RyXI/s320/nkr.jpeg)
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCnBPWFr8ep_UlE9nh0PzOBRXJLoGDeNnYIpqaTRFvH-QyFi6vNEWyWIZyP1FXCczP1wPAFgreQ6G_5yjrsTLha12JqRq6WJCxsu8OH98mt1Hu_oPtvMQHJdIQns3v2aVIR1yu7sjefcs/s320/nekara.jpeg)
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixfvj2YRVulCIVjAtn3B8dYf0gQ5KLO526hQSwJf4XmsD093NnFdlZuNyQ0DQ77SXOFyZN66xoyx7pKTA36sRkObhjKNmGSAQGnLaxThN2f0bVjtjoWqicegvioEjUT4FpaNtv9W1phBI/s320/fry.jpeg)
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJEYclu_mZkrVqsEpdWsZd6fb9H4ELMdI7342uO9x_Oa5QR5qRBqdTlhf3uj6_lTZHZASi8HdnI9mS-brm3iQRvRgkGgzNJgf2aU44V1R1HxkQfBAcAAsKguSSdKi4WfLGS7F4eO22_10/s320/bus.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar